Jika kapal pengintai sudah ada,
Indonesia perlu jaya juga di udara karena luasnya nusantara yang terbentang
dari Sabang sampai Merauke, Naah..Mahasiswa Universitas Gadjah Mada ternyata
telah menyiapkan teknologi pesawat tanpa pilot atau nirawak untuk menjawab
tantangan itu.
Pesawat nirawak ini merupakan
pengembangan pesawat nirawak sebelumnya yang bernama Camar Biru, dengan badan
pesawat lebih lebar dan teknologi tambahan maka pesawat baru yang bernama
Kumprit Patangga ini siap untuk mengudara. Kumprit Patangga sendiri di ambil
dari nama burung kuntul yang banyak hidup di pulau Jawa.
Kumprit Patangga ini mempunyai badan
pesawat lebih besar dan lebih canggih dari pesawat sebelumnya. Panjang pesawat
ini sekitar 180 cm dan panjang pesawat 230 cm.
Tim yang diketuai Ali ini, mahasiswa
fakultas teknik UGM ini mulai membuat Kumprit Patangga sejak Agustus lalu.
Terbuat dari bahan kayu balsa yang ringan, sehingga membuat pesawat ini dapat
meliuk-liuk terbang di udara.
Apa saja teknologi yang kini
terpasang di pesawat tanpa awak ini? Pesawat ini terpasang kamera go pro yang
dapat memantau daerah dibawah pesawat, selanjutnya ada GPS nya atau Global
Positioning System, yang dapat mengetahui kondisi letak pesawat berada.
Ardu yang terpasang pada pesawat
membuat pesawat ini menjadi autopilot atau pilot otomatis. Pesawat ini dapat
terbang tanpa bantuan remote lhoo. Ya hanya saat take off dan landing saja
menggunakan remote, setelah itu pesawat akan terbang otomatis.
Kok bisa begitu ya? Ya kuncinya ada
pada sinyal tanpa kabel. Yapp pesawat ini sangat mengandalkan sinyal tanpa kabel
melalui alat telemetri. Jika koneksi terputus, pesawat akan kembali ke tempat
semula lhoo. Kerenn.
Oiya pantauan kamera pada pesawat
juga dapat dilihat langsung di laptop lhoo. Video sender pada pesawat akan
mengirim gambar pantauan. Satu lagi nih hebatnya pesawat ini, dapat menjatuhkan
muatan lhoo. Jadi bisa digunakan untuk mengirimkan bala bantuan di daerah
bencana dong, keren dehh.
walau ini masih prototype tapi bukan
tak mungkin Indonesia bisa menjadi salah satu negara yang menguasai teknologi
pesawat canggih ini,